Kalau saat ini kamu diberikan dua pilihan yang mana?menjadi orang yang selalu menerima, atau orang yang selalu memberi?
saya ingin kamu menjawab pertanyaan itu dengan jujur dalam hati lalu dengarkan cerita saya ini.
| Narasumber : Mery Riana |
Ada dua anak manusia yang siap dilahirkan ke dunia, Ketika Malaikat melihat mereka malaikat pun bertanya kepada keduanya kalau kalian diberi pilihan menjadi orang yang selalu menerima atau menjadi orang yang selalu memberi Kalian mau pilih menjadi yang mana?
orang pertama langsung menjawab Sambil tertawa hahaha saya mending menjadi orang yang selalu menerima dong Enak nggak perlu kerja, nggak perlu kerja keras, enggap perlu ngapa-ngapain semua pasti sudah terpenuhi.
tapi orang kedua dengan tenangnya menjawab, biarlah saya menjadi orang yang selalu memberi.
mendengar jawaban kedua orang ini sang malaikat pun berkata baiklah kalau pilihan ini memang karena keinginan kalian maka apa yang kamu minta akan kukabulkan, dan seketika mereka lahir kedunia.
Ketika Mulai dewasa terlihat perbedaan antara kedua orang ini, orang pertama seringkali menerima dan tak mampu memberi. Iya adalah seorang pengemis yang hidup dari menerima belas kasih orang lain,sedangkan orang kedua selalu memberi akhirnya dia menjadi orang kaya dan berlebih.
sekarang balik lagi ke jawaban kamu kira-kira setelah mendengarkan cerita saya tadi Apakah jawaban kamu tetap sama atau berubah
seringkali menyamakan memberi dengan kehilangan, kita seringkali menyamakan memberi dengan berkurang atau berubah kita seringkali menyamakan memberi dengan kehilangan, kita seringkali menyamakan memberi dengan berkurang dan kerugian, padahal tidak seperti itu pada kenyataannya kamu akan menyadari bahwa kamu adalah orang yang paling beruntung Kenapa bisa gitu? pertama untuk bisa memberi apapun bentuknya baik itu materi Tenaga pikiran cinta kasih itu tandanya kamu jadi orang yang berlebih lebih kaya, lebih cerdas, lebih Welas Asih, tanpa disadari kamu bisa memberi, kamu sungguh orang yang beruntung hidupmu lebih baik daripada banyak orang di luar sana karena kamu masih memiliki kasih dan hati yang membuatmu bisa berbagi.
Di saat kita memberi kita juga akan mendapatkan Coba buktikan! Coba aja ya! Coba kamu Berikan Senyuman terbaikmu apakah karena itu kamu dimarahin? Enggak mungkin kan malah sebaliknya kamu akan mendapatkan perhatian, kamu akan mendapatkan simpati dalam memberi tentunya memberi dengan ketulusan ya. hati kita juga akan mendapatkan balasan setimpal bukan hanya di dunia ini Tentunya pahala dari sang pencipta
Tapi bagaimana kalau kamusendiri masih merasa kurang? tapi kamu juga ingin bisa memberi Terus gimana dong? bisa nggak sih berkekurangan tapi juga memberi?
well memberi itu bukan tentang seberapa banyak yang kamu beri, tapi seberapa besar kerelaan kamu untuk melakukannya. Kamu tidak akan menjadi kekurangan ketika memberi tapi justru ketika kamu bisa memberi disaat kekurangan itu yang luar biasa. begitu banyak berkat yang bisa kamu Nikmati dalam hidup ini, cobalah untuk berbagi bukan hanya menikmati nya sendiri. bukan hanya uang bukan hanya soal materi saja tapi kamu juga bisa memberikan waktu memberikan tenaga memberikan perhatian kamu juga nggak akan pernah tahu seberapa besar arti pemberianmu bagi orang lain sesuatu yang mungkin tampak kecil banget bagi kamu bisa menjadi sesuatu yang luar biasa bagi orang lain Jadi ingat ya memberi tidak hanya bicara soal kemampuan tapi kemauan memberi Bukankah untuk melihat dan mendapat pengakuan dari orang lain tapi ketulusan untuk memberikan yang terbaik untuk orang lain.