Psychopath biasanya identik dengan orang dewasa, tapi apakah seorang anak dibawah umur bisa menjadi psikopat?
Psikopat secara harfiah berarti sakit jiwa. Psikopat berasal dari kata psyche yang berarti jiwa dan pathos yang berarti penyakit. Pengidapnya juga sering disebut sebagai sosiopat, karena perilakunya yang antisosial dan merugikan orang-orang terdekatnya
Ini adalah pertanyaan yang harus diajukan untuk para ahli atau spesialis. perkembangan otak anak sangat mempengaruhi kepribadian seorang anak dan hal ini menjelaskan bahwa hampir mustahil seorang anak menjadi psikopat. tapi belakangan para ahli mulai mempercayai bahwa kondisi psikopat ini bisa dialami juga oleh anak berusia 5 tahun, akibat dari pengaruh lingkungan, keluarga, dan pola Didik. Pasalnya ada banyak kejahatan berat yang dilakukan oleh anak-anak berikut sedikitnya ada 5 kejahatan yang dilakulan oleh anak dibawah umur.
1. Lionel Tate
Bocah berusia 12 tahun ini mengaku meniru gerakan gulat ketika dia memukul seorang gadis berusia 6 tahun sampai tidak bernyawa. pada tahun 1999 Lionel juga mengaku kalau dia telah mengunci posisi kepala Gadis itu sebelum membenturkan nya kemeja, meskipun Lionel termasuk siswa yang cemerlang tetapi dia juga dikenal karena perilaku tempramental nya dan sering mencuri, dan dia juga pernah diskors 15 kali di sekolahnya. Dia dijatuhi hukuman penjara seumur hidup pada tahun 2001 untuk pembunuhan tingkat pertama. Ketika kasusnya dikaji ulang pada tahun 2004, dia dibebaskan. Para ahli yang mendampingi anak itu percaya bahwa uji kompetensi mental harus sudah atau tetap dilakukan sebelum sidang. Sekarang Lionel tate masih dalam masa percobaan dan memakai monitor pergelangan kaki.
2. Calr Newton Mahan
bocah yang kala itu berusia 6 tahun dan Sesil yang berusia 8 tahun adalah sepasang sahabat yang mengumpulkan besi bekas sekedar untuk mencari uang jajan tambahan. Dan suatu saat sesil sengaja mencuri besi bekas milik carl n kemudian Carl memukul wajah sesil dengan besi tersebut, Namun ternyata pembalasan Carl nggak cukup sampai disitu, bocah laki-laki berusia 6 tahun itu pulang ke rumah dan mengambil 2 peluru shot Gun milik ayahnya, dan juga dia membawa shot gun tersebut dan kembali ke serial akhirnya carl menembak sesil sampai diapun akhirnya meregang nyawa
3. Jordan Brown
pembunuhan yang dilakukan oleh Jordan brown ini diketahui lantaran kecemburuan, bocah 11 tahun ini nekat menembak kekasih ayahnya yang tengah hamil pada tahun 2009 yang lalu. korban ditembak tepat di bagian belakang kepalanya saat sedang berbaring di tempat tidur. korban baru ditemukan oleh putranya yang masih berusia 4 tahun saat itu Jordan tidak dicurigai, karena hari itu Jordan sudah berangkat ke sekolah dan seolah-olah tidak pernah terjadi sesuatu. senjata yang digunakan adalah 2 peluru shotgun yang ternyata merupakan hadiah ulang tahun ayahnya.
4. Amarjeet Sada
Bocah berusia 8 tahun asal India ini diduga menghilangkan nyawa seseorang lebih dari satu korban, bahkan yang mengejutkan adalah orang tua amarjeet Sada sebenarnya mengetahui bahwa anaknya telah melakukan tindak kejahatan menghilangkan nyawa seseorang, namun mereka menutup-nutupi nya. Ammarjeet diketahui telah merenggut nyawa dua orang bayi yang masih ada hubungan saudara dengannya, korban pertama adalah sepupunya yang dicekik sampai tidak bernyawa, korban kedua juga sepupunya bayi malang itu dipukul sampai meregang nyawa.
5. Jon venables dan Robert Thompson
Jon dan Robert adalah 2 anak berusia 10 tahun yang telah menculik dan menghilangkan nyawa dan menyiksa anak berusia 2 tahun yang bernama james pada tahun 1993. kala itu jon dan Thompson bolos sekolah pada tanggal 12 Februari 1963 dan memilih untuk mengincar anak-anak di pusat perbelanjaan screen. Mereka mendekati james saat Ibunya sedang berbelanja yang agak terpisah jauh dari ibunya. Saat berjalan dengan Thomson dan Jon bocah kecil itu sering dijatuhkan berulang-ulang kali, memang banyak orang yang melihat Jon dan Thomson dan anak kecil malang itu, tapi orang-orang menyangka mereka bertiga adalah bersaudara. Dan usaha menghilangkan nyawa itu terjadi di rel kereta api di mana Jon dan Thompson menyiksa secara seksual dan fisik dan pada akhirnya mereka membaringkan anak kecil malang itu di atas rel kereta api dan menutupi tubuhnya dengan batu bata sebelum kereta api datang.
Dan pada tanggal 24 November 1963 Jon venables dan Thompson diputuskan bersalah dan dikirim ke penjara pada tahun 2001, kedua dibebaskan dengan bersyarat oleh dewan pembebasan anak di bawah umur .
Sungguh miris sekali kejadian ini menjadi pembelajaran penting untuk orang tua agar memberikan pendidikan karakter yang baik kepada anak-anak sejak usia dini.





