Tetapi sebelum lanjut ke materinya perlu diketahui bahwa pelaksanaan MOPD telah diatur oleh menteri pendidikan dan kebudayaan tentang tata cara melakukan MOPD / MPLS, Hal ini disebabkan karena dahulu kala kegiatan MOPD dilakukan dengan cara yang tidak Semestinya, kegiatan MOPD Pada masa itu dinilai tidak bernilai edukatif, seperti menggunakan atribut yang tidak seharusnya digunakan oleh lazimnya seorang siswa seperti tas dari karung goni ataupun kaos kaki berwarna dan banyak lagi hal hal yang dinilai kurang mendidik.
Kegiatan MOPD bertujuan untuk memperkenalkan kepada siswa tentang sekolah barunya baik dari sistem ataupun staf pengajar yang ada dalam guru tersebut. Dan pengenalan lingkungan sekolah tentunya.
Lalu bagaimana melaksanakan kegiatan MOPD sesuai dengan peraturan menteri pendidikan tersebut Mari kita bahas,
Konsep MOPD
Sebelum melakukan kegiatan MOPD Mari kita luangkan waktu sedikit untuk berkumpul bersama teman-teman dan merencanakan Seperti apa jalannya kegiatan MOPD berlangsung.
Kegiatan MOPD sesuai dengan peraturan pemerintah dilaksanakan di jam pelajaran dan di lanjutkan dihari yang berbeda. Hari ke dua ke tiga atau sampai hari ke lima.
Sebelum menjelang hari pertama MOPD, pengurus membentukjouio panitia MOPD, dan mengatur rancangan persiapan persiapan yang akan dilakukan dalam kegiatan mpls
Hari pertama
Pembagian kelompok
Di hari ini panitia menyambut Kedatangan para siswa baru, menyambut dengan hangat dan membuat para peserta dibuat nyaman dan merasakan kebahagian atas sekolah barunya.
Untuk menyambut mereka panitia Boleh mengadakan semacam sambutan meriah berupa upacara sambutan sesuai tradisi masing-masing, misalnya menyambut dengan penampilan ekskul marching band jika ada atau menyambut mereka dengan yelyel yang dilakukan oleh siswa siswi di sekolah tersebut.
Selanjutnya panitia membentuk kelompok dari siswa baru tersebut, pembentukan kelompok bisa melalui permainan, atau di pilih secara langsung, menurut saya lebih seru melalui permainan,
Pembagian kelompok melalui permainan.
Misalnya kita akan membagi kelompok menjadi lima, buatlah semua peserta membentuk lingkaran dan suruh satu persatu berhitung dari satu sampai lima satu orang satu angka ketika sudah sampai nomer lima ulangi lagi ke nomer satu, begitu seterusnnya sampai semua kebagian, nah orang yang menyebut angka yang sama dia akan menjadi kelompoknya.
Perkenalan peserta
Sudah sepatutnya di hari pertama adalah peserta MOPD harus mengenal satu sama lain, namun pada kesempatan ini kita akan buat perkenalan dalam MOPD menjadi lebih menarik, namun jika peserta terlalu banyak segmen perkenalan ini bukan buat untuk masing masing individu melainkan perkenalan kelompok, masing masing kelompok membuat nama terbaik mereka sesuai dengan yang mereka diskusikan, namun perkenalannya dilakukan dengan cara yang berbeda,
Panitia MOPD memberikan kesempatan kepada setiap kelompok untuk berdiskusi membuat sebuah perkenalan kelompok dan disampaikan dalam bentuk yelyel,
Misalnya mengganti lirik lagu Burung Kaka Tua menjadi lirik perkenalan contohnya seperti ini
Hai ka-wan se-Mua,
Perke-nal-kan Kami
Kami si gembala
Dari klom-pok duaa
Tek dung, tek dung tek dung ulala
Tek dung tek dung tek dung ulala
Tek dung tek dung tek dung ulala
Kami SigembalaYel yel diatas adalah contoh lagu burung kaka tua yang di ubah liriknya menjadi text perkenalan kelompok mereka yaitu kelompok sigembala,
Lagu tersebut akan dinyanyikan bersama sama sehingga kegiatan perkenalanpun agan meriah dan ada nilai edukatifnya, mereka akan berkompetensi membuat lagu terbaik mereka.
Kegiatan ini juga bisa dibantu dengan kreativitas guru guru yang juga turun memberikan contoh perkenalan dalam bentuk yang sama.
Pemberitahuan kegiatan dihari kedua
Setelah kegiatan MOPD di hari pertama selesai panitia memberitahukan kepada seluruh peserta MOPD untuk membawa perbekalan untuk hari esok, baik itu bekal makan minum ataupun sesuatu yang harus dibawa untuk kebutuhan tugas-tugas mereka di hari kedua. Diharapkan semua peserta untuk membawa seperangkat alat tulis dan juga atribut sekolah dengan jelas
Hari kedua
Apel pembukaan
Kegiatan apel pembukaan adalah kegiatan seperti upacara namun dilakukan secara singkat kegiatan tersebut adalah untuk memberikan nasihat dan aturan-aturan yang harus ditaati semua peserta dalam melakukan kegiatan MOPD.
Pengenalan lingkungan sekolah
Pada kegiatan ini panitia MOPD membimbing masing-masing regu untuk memberikan kan penjelasan dari setiap detail sekolah, mulai dari letak geografis ataupun tempat-tempat yang akan dijadikan tempat belajar nantinya, dalam segmen ini semua peserta wajib mengetahui lokasi lokasi ruangan yang ada di sekolah tersebut, mulai dari memperkenalkan ruangan kepala sekolah, ruangan guru dan juga kelas kelas,
Panitia MOPD juga memberitahukan prestasi-prestasi yang diraih oleh sekolah tersebut agar peserta menganggap mereka bersekolah di tempat yang tepat.
Layaknya pemandu wisata panitia mopdb yang memegang regu masing-masing memberikan penerangan secara detail, ajak juga peserta MOPD untuk berdialog dan bertanya, buat mereka nyaman dan berinteraksi dengam pembimbingnya.
Di dalam kegiatan Ini panitia mengharuskan semua peserta MOPD untuk mencatat apapun yang panitia bahas. Karena di kegiatan lain Kegiatan pengenalan lingkungan sekolah ini akan dipertanyakan oleh panitia.
Diskusi dan tanya jawab
Pada kegiatan ini peserta membuat sebuah ruangan yang diperuntukan untuk masing-masing kelompok menempati tempat sesuai dengan kelompok masing-masing.
Pada kegiatan ini panitia memberikan berbagai macam pertanyaan yang yang ditanyakan sesuai dengan hasil pengenalan lingkungan yang telah dilakukan tadi. Mulai dari menanyakan kepala sekolah menanyakan ruangan ataupun ruangan kelas dan menanyakan prestasi ataupun apapun yang sudah dibahas dalam materi tadi.
Setelah satu panitia bertanya kepada semua peserta selanjutnya adalah segmen dimana salah satu kelompok bertanya kepada kelompok yang lainnya, pertanyaan yang diajukan harus sesuai dengan materi yang disampaikan oleh panitia pada saat kegiatan pengenalan lingkungan sekolah. Barangsiapa yang pertanyaannya tidak berhasil dijawab ataupun barang siapa kelompok yang mendapat jawaban benar paling banyak adalah sebagai pemenangnya, Adapun kelompok yang mendapat jawaban salah paling banyak akan mendapat hukuman, hukuman di sini boleh seperti menghukum kelompok tersebut dengan bernyanyi, hukuman tersebut tidak bersifat memalukan dikarenakan yang dihukum adalah sifatnya kelompok bukan individu.
Permainan MOPD
Setelah kegiatan yang cukup lama, untuk kembali merefresh otak mereka panitia memberikan berupa permainan menyenangkan yang sifatnya mendidik dan juga membuat para peserta MOPD merasa bahagia karena nya.
Berikut adalah contoh permainan yang bisa dilakukan pada saat acara MOPD
Duck Game (Permainan Bebek)
Permainan ini adalah permainan yang mengasah konsentrasi, Sebetulnya saya tidak begitu tahu nama game asli ini game apa namun seingat saya pada waktu masa sekolah nama permainan ini adalah permainan bebek
Begini cara bermainnya:
- Buatlah lingkaran yang bisa terdiri dari banyak orang namun idealnya terdiri dari belasan orang. Masing-masing berdiri di lingkaran ini dan anda sebagai instruktur berada di tengahnya.
- Perintahkan untuk mengepalkan tangan kiri dan angkat sampai sejajar bahu kiri. Kepalan tangan dibuka, sehingga telapak tangan menengadah ke atas. Sedangkan jari telunjuk tangan kanan ditaruh di atas telapak tangan kiri dari teman yang ada di sebelah kanannya. Sudah kebayang kan? Tangan kiri kita terbuka dan di situ ada tangan kanan orang lain. Sedangkan jari telunjuk tangan kanan kita ada di telapak tangan kiri orang lain.
- Setelah formasi ini siap, permainan bisa dimulai. Aturannya adalah anda sebagai instruktur akan bercerita mengenai bebek. Karanglah cerita apapun yang ada kata bebek-nya. Ketika dalam cerita tersebut anda menyebutkan kata bebek, maka peserta harus menangkap jari telunjuk teman sebelahnya dengan kanan kirinya dan di saat yang sama harus mengangkat jari telunjuk tangan kanannya agar tidak tertangkap oleh orang lain.
- Akan lebih baik jika anda melakukan ujicoba terlebih dahulu untuk membiasakan dengan aturan permainan. Uji coba misalnya: katakan “bebek” maka semua orang menangkap dengan tangan kirinya dan mengangkat tangan kanannya.
- Ketika sudah terbiasa, lakukan simulasi cerita misalnya “Pada suatu hari, saya diminta oleh ibu untuk pergi ke pasar untuk membeli be.. besek. Setelah itu saya bertemu dengan penjual be.. bebek!” Nah ketika anda menyebut kata bebek tersebut maka peserta harus menangkap jari tangan orang lain, tapi di saat yang sama harus menghindari tankapan orang lain.
- Bagi peserta yang jarinya tertangkap maka dia harus menjadi instruktur dan berdiri di tengah lingkaran dan harus mulai bercerita. Instruktur baru bisa bercerita mengenai apa saja dengan kata kunci apa saja.
- Kemudian, formasi diganti. Tangan kanan dan kiri bertukar peran. Tangan kanan yang telapaknya terbuka ada di sebalah bahu kanan, dan telunjuk jari kiri ada di telapak tangan kanan pada kawan sebelahnya.
- Kerumitan permainan ini ada pada jebakan cerita. Buatlah cerita yang rumit dan tiba-tiba anda mengucapkan kata kunci. Bagi peserta yang tidak konsentrasi dan larut dalam cerita maka bisa dipastikan dia akan terkena hukuman terus dengan menggantikan peran instruktur.
Hari ketiga
Kepramukaan
Di hari ketiga peserta MOPD akan mempelajari kegiatan kepramukaan, mulai dari mengetahui sejarah Pramuka ataupun belajar baris-berbaris serta semua kegiatan kepramukaan diajarkan di sini.
Buatlah sekreatif mungkin dan jangan lupa untuk selalu memperhatikan kesehatan peserta selalu cek masing-masing peserta jangan sampai ada satu orang dua orang yang kelelahan, Berilah waktu mereka untuk beristirahat jangan terlalu memforsir mereka dalam bentuk materi-materi yang membuat mereka pusing dan jenuh.
Jadikan kegiatan MOPD sebagai kegiatan yang tidak hanya menyenangkan tetapi mempunyai nilai edukatif dan juga positif.
Penjelajahan
Pada kegiatan ini panitia telah menentukan jalur untuk semua peserta MOPD untuk menjelajah,
Dalam kegiatan penjelajahan Ini panitia menyediakan beberapa Pos, dan masing-masing pos memiliki tugas ataupun kegiatan untuk anak-anak MOPD.
- Pos Pertama,
- Pos Kedua
- Pos Ketuga
- Pos Terakhir
Renungan
Renungan adalah kegiatan yang yang bertujuan untuk memberikan motivasi kepada seluruh anggota MOPD, ke dalam segmen renungan ini biasanya panitia memberikan motivasi yang membuat semua peserta terHaru dan tidak sedikit dari mereka yang menangis.
Kegiatan ini sangatlah positif untuk mengendalikan emosional mereka, kegiatan ini dilakukan oleh panitia yang berbakat dalam mengolah kata,
Memberikan penerangan yang menyentuh dan menyadarkan semua peserta.
Dalam kegiatan ini diharapkan semua peserta dapat mengambil semua Hikmah selama 3 hari mereka melakukan kegiatan MOPD.